Kembali lagi ke pelajaran yang paling membosankan (kata temen-temen sih gitu :D) A
lgoritma Pemrograman. Seperti yang sudah disinggung diberbagai artikel pemrograman baik
pemrograman Basic,
pemrograman Pascal maupun
pemrograman PHP, bahwa
Algoritma Pemrograman adalah kunci dari semua bahasa Pemrograman. Kita tak harus menguasai berbagai bahasa Pemrograman untuk bisa bahasa tersebut, cukup hanya dengan mempelajari
Algoritma Pemrograman ditambah aturan penulisan dalam pemrograman tersebut maka kita sudah menguasai bahasa pemrograman tersebut seutuhnya (walo gak bener seperti itu pada prakteknya :D).
Kembali ke
Algoritma Pemrograman, sebagai seorang programmer dituntut untuk dapat membuat program sesuai dengan apa yang diinginkan si pemesan. Termasuk membuat
program multi kondisi.
Program multi kondisi adalah program dimana sebuah variable/lebih harus memenuhi berbagai kondisi yang ditentukan untuk menghasilakan output yang tepat.
Contoh: Jika a adalah genap maka a harus dikali 5 dan jika hasil a dikali 5 kurang dari 100 maka a harus ditambahkan 3 dan dikalikan dengan 6 dan jika hasil a + 3 dikali 6 kurang dari 100 maka proses itu harus diulang (a + 3)*6 sampai nilainya lebih besar atau sama dengan 100
Wadoh, mbaca soalnya ja bingungnya setengah hidup apalagi buat solusinya ya??? Tapi sebagai programmer kita dituntut untuk dapat mengerjakan dan membuat
Algoritma serta Programnya. Lalu darimana kita memulai
membuat Algoritmanya? mari kita coba membuatnya sama-sama!
a = bilangan genap : Algoritma untuk genap --> a mod 2 = 0
a dikalikan 5 : a * 5 --> misal a * 5 dinyatakan dengan b
b kurang dari 100
a + 3 dan harus dinyatakan dengan a untuk memenuhi kalimat "proses itu harus diulang"
a dikali 6 : a * 6 --> misal dinyatakan dengan c
jika c elbih dari atau sama dengan 100 maka proses selesai
Nah kira-kira begitulah
Algoritma sederhana yang saya buat, kita juga bisa
membuat Flowchart untuk lebih memudahkan memahami Algoritma tersebut. Bila membuat dengan
Flowchart maka bentu multi kondisi (multi condition) akan nampak sangat, tapi bila hanya Algoritma sederhana seperti diatas memang susah untuk menentukan itu multi kondisi atau tidak.
Nah, daripada berbelit-belit dan tambah bingung mendingan kita coba buat programnya aja biar ketahuan, itu multi kondisi atau tidak :D (aku pake pascal, silahkan konversi sendiri ke Bahasa Pemrograman lainnya)
uses crt;var a,b,c:integer; d:boolean;beginclrscr;for d:=false to true dobegin write('Masukkan nilai a: ');readln(a); if (a mod 2 = 0) then begin writeln('Nilai a awal: ',a); b:= a * 5; if (b < 100) then begin for d:=false to true do begin a:= a+3;
c:= a*6;if c >= 100 then begin d:=true; end; end; end; writeln ('Nilai a akhir: ',a); end else d:=false;end;readln;end.Mungkin Script
program multi kondisi diatas begitu membingungkan, tapi cobalah lihat screenshot script
program multi kondisi diatas dalam bentuk yang teratur dan tertata berdasarkan block prosesnya
disini.
Semoga dapat bermanfaat dan Salam
Kuliah GratisNb:- Bagi para peserta
Kontes Blog PropertyKita.Com harap tidak melewatkan posting khusus
Tips dan Trik Memenangkan Kontes Blog PropertyKita.Com yang insyaAllah akan dipublish pada hari minggu tanggal 16 Agustus 2009 (pas aku lagi dikampung :D)