Belajar SEO | Kuliah Gratis | Belajar Programming | Trik Blogging | Modul Kuliah
Tampilkan postingan dengan label AP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AP. Tampilkan semua postingan

Algoritma Pencarian atau Searching Sederhana

Pencarian atau Searching adalah sebuah proses menemukan informasi tertentu dari sejumlah informasi yang ada atau yang disajikan. Sebagai contoh, kita diberikan 10 buah gambar hewan dan kita disuruh menemukan gambar kucing diantara 10 gambar hewan yang diberikan kepada kita *alah koyo jaman bayi no...* Tentunya itu akan sangat mudah, tinggal kita lihat satu-satu gambarnya lalu ambil gambar kucing dan berikan kepada si penanya, dan kalo tidak ada bilang ja ke penanya "oon banget si lo.....ga bisa bedaan mana kucing mana macan *kemplang*" --> Just Kidding. Kira-kira Algoritma sederhananya seperti itu.

Contoh diatas hanya berisi 10 data (gambar) yang kita hendak mencari (pencocokan) setiap isi data dengan permintaan dari user. Bagaimana jika data yang disajikan ada 1000, 10.000,100.000,1000.000 atau bahkan 1 milyar mungkin juga bisa lebih dari triliunan data yang harus dicocokkan kesamaannya dengan request (permintaan) dari User. Bisa dibayangkan berapa lamanya kita harus mencocokan satu demi satu data yang disajikan dengan permintaan User. *gila, mending w disuruh ngankut air buat ngisi bak mandi ketimbang harus mengurusi ginian* Pernah kebayang ga bro, berapa banyak data (website/URL) yang harus dijelajahi Google ketika kita request sebuah keyword? Namun betapa cepat ia menampilkan hasilnya? Bingung kan kok isa kaya gitu? makanya pantengin terus Kuliah Gratis biar kita sama-sama belajar!

Untuk kali ini aku tidak akan membahas bagaimana Google dapat menampilakan jutaan data dari milyaran bahkan triliunan data dengan waktu yang sangat singkat, tapi disini kita akan membahas bagaimana Algoritma Searching yang dipakai google, yahoo atau bahkan blog kita sendiri dalam menemukan informasi yang dicari oleh pengguna (pengunjung).

Beginilah kira-kira alur kerja dari sebuah Pencarian atau Searching:

1. Pengguna melakukan request informasi
2. Informasi akan dibandingan dengan data base (data yang kita miliki) untuk menemukan apakah ada kecocokan atau tidak denan request user.
3. Bila dalam pembandingan ditemukan kesamaan maka data yang sama akan ditampilkan sebagai hasil dari pencarian.
4. Bila dalam pembandingan tidak ditemukan kesamaan maka data tidak ada yang ditampilkan.
5. Ulangi langkah 2 sampai 4 sampai keseluruhan data telah dibandingkan dengan request user.

Bingung ya? pastinya tho! emang Algoritma itu membingungkan kalo sekedar kata-kata tapi kalo udah dalam bentuk program tinggal make ja, semua juga bisa bro! tapi buat apa kalo ga tau alur program itu sendiri?

Oke mungkin lain kali akan dibuat program perncarian tapi tentunya dengan data yang sedikit kalo dengan data yang jutaan ato milyaran mending lo bunuh ja w.....wkwkwkwkwkwkwk contoh dimana-mana sederhana pengembangan terserah anda :D

Pengantar Pemrograman Bahasa C | Perkenalan Bahasa C

Sesuai janji Aden Kejawen alias Kuliah Gratis pada posting sebelumnya, Aden akan mencoba memperkenalkan bahasan baru di Kuliah Gratis yaitu Pemrograman C *soalnya Aden dikampus dah masuk Pemrograman C*. Bahasa C atau C++ atau apalah yang marganya C adalah bahasa pemrograman tingkat menengah *ngerti ora PTM alias Pemrograman Tingkat Menengah?* atau yang lebih dikenal dengan Medium Level Language Programming yaitu bahasa yang menggabungkan antara bahasa tingkat tinggi (human oriented) dan bahasa tingkat rendah (mechine oriented) sehingga disebut juga bahasa Assambler *assambler??? opo sih artine pak Muchlisin (nama dosen AP)*.

Bahasa mesin/bahasa tingkat rendah mempunyai kecepatan eksekusi yang mumpuni karena mechine oriented sedangkan Bahasa tingkat tinggi memiliki kelebihan dalam hal kemudahan dalam membuat program. Penggabungan inilah yang membuat bahasa sangat populer bahkan bisa dibilang wajib dikuasai seorang Programmer *weleh2 aku dewe durung ngerti koyo ngene*.

Banyak aplikasi terkenal yang konon katanya dibuat dengan bahasa C mulai dari System Operasi, Aplikasi, Kompiler, hingga Utility. Dan yang lebih membuat Aden sendiri tercengang, katanya UNIX juga dibuat dengan bahasa C *wao.....jadi penasaran nih Aden pengen ngerti C lebih dalam*. Selain Unix, beberapa aplikasi tenar juga dicreate dengan bahasa medium ini, seperti Notepad++ (text editor paling terkenal dikalangan Web Programmer), dan Wordstar adalah aplikasi real dari Bahasa C tersebut.

Para master mengatakan kalo syntax bahasa PHP mirip dengan bahasa C, tentunya bagi Web Programming pastinya ga asing dengan bahasa PHP ini tapi apakah tau cara create program aplikasi dengan bahasa C??? *aku dewe durung iso*

Nulis apa lagi ya??? udah mentok nih pengetahuan awal tentang C. Oiya coba membandingkan kelebihan dan kekurangan C aja ya! Seperti yang sudah disinggung diatas, Bahasa C adalah bahasa menengah yang tentunya dalam hal kecepatan eksekusi lebih cepat dibanding BASIC, selain itu banyaknya operator sangat memudahkan dalam hal manipulasi data, bahasanya sangat terstruktur sehingga memaksa programmer serabutan untuk belajar tertib *ngelirik diri sendiri* dan tentunya mudah dipelajari.

Kekurangan dari bahasa C adalah adanya beberapa bug syntax yang kadang membingungkan programmer, selain itu juga adanya fasilitas pointer yang konon menyulitkan programmer *soale durung pernah nyoba bikin program dengan bahasa C*.

Udah dulu ya perkenalan dengan bahasa C-nya, InsyAllah kalo ada tambahan baik dari kampus maupun dari penjelajahan didunia maya akan terus diupdate di blog ini jadi Pantengin Terus Kuliah Gratis | Portal Programming paling amburadul senegeri Maya!

IF Multi Condition | Sebuah Pilihan di Dalam Pilihan

Kembali lagi ke pelajaran yang paling membosankan (kata temen-temen sih gitu :D) Algoritma Pemrograman. Seperti yang sudah disinggung diberbagai artikel pemrograman baik pemrograman Basic, pemrograman Pascal maupun pemrograman PHP, bahwa Algoritma Pemrograman adalah kunci dari semua bahasa Pemrograman. Kita tak harus menguasai berbagai bahasa Pemrograman untuk bisa bahasa tersebut, cukup hanya dengan mempelajari Algoritma Pemrograman ditambah aturan penulisan dalam pemrograman tersebut maka kita sudah menguasai bahasa pemrograman tersebut seutuhnya (walo gak bener seperti itu pada prakteknya :D).

Kembali ke Algoritma Pemrograman, sebagai seorang programmer dituntut untuk dapat membuat program sesuai dengan apa yang diinginkan si pemesan. Termasuk membuat program multi kondisi. Program multi kondisi adalah program dimana sebuah variable/lebih harus memenuhi berbagai kondisi yang ditentukan untuk menghasilakan output yang tepat.

Contoh: Jika a adalah genap maka a harus dikali 5 dan jika hasil a dikali 5 kurang dari 100 maka a harus ditambahkan 3 dan dikalikan dengan 6 dan jika hasil a + 3 dikali 6 kurang dari 100 maka proses itu harus diulang (a + 3)*6 sampai nilainya lebih besar atau sama dengan 100

Wadoh, mbaca soalnya ja bingungnya setengah hidup apalagi buat solusinya ya??? Tapi sebagai programmer kita dituntut untuk dapat mengerjakan dan membuat Algoritma serta Programnya. Lalu darimana kita memulai membuat Algoritmanya? mari kita coba membuatnya sama-sama!

a = bilangan genap : Algoritma untuk genap --> a mod 2 = 0
a dikalikan 5 : a * 5 --> misal a * 5 dinyatakan dengan b
b kurang dari 100
a + 3 dan harus dinyatakan dengan a untuk memenuhi kalimat "proses itu harus diulang"
a dikali 6 : a * 6 --> misal dinyatakan dengan c
jika c elbih dari atau sama dengan 100 maka proses selesai

Nah kira-kira begitulah Algoritma sederhana yang saya buat, kita juga bisa membuat Flowchart untuk lebih memudahkan memahami Algoritma tersebut. Bila membuat dengan Flowchart maka bentu multi kondisi (multi condition) akan nampak sangat, tapi bila hanya Algoritma sederhana seperti diatas memang susah untuk menentukan itu multi kondisi atau tidak.

Nah, daripada berbelit-belit dan tambah bingung mendingan kita coba buat programnya aja biar ketahuan, itu multi kondisi atau tidak :D (aku pake pascal, silahkan konversi sendiri ke Bahasa Pemrograman lainnya)

uses crt;
var
a,b,c:integer;
d:boolean;
begin
clrscr;
for d:=false to true do
begin
write('Masukkan nilai a: ');readln(a);
if (a mod 2 = 0) then
begin
writeln('Nilai a awal: ',a);
b:= a * 5;
if (b < 100) then begin for d:=false to true do begin a:= a+3;
c:= a*6;

if c >= 100 then
begin
d:=true;
end;
end;
end;
writeln ('Nilai a akhir: ',a);
end else d:=false;
end;
readln;
end.

Mungkin Script program multi kondisi diatas begitu membingungkan, tapi cobalah lihat screenshot script program multi kondisi diatas dalam bentuk yang teratur dan tertata berdasarkan block prosesnya disini.

Semoga dapat bermanfaat dan Salam Kuliah Gratis

Nb:

- Bagi para peserta Kontes Blog PropertyKita.Com harap tidak melewatkan posting khusus Tips dan Trik Memenangkan Kontes Blog PropertyKita.Com yang insyaAllah akan dipublish pada hari minggu tanggal 16 Agustus 2009 (pas aku lagi dikampung :D)

Program Menghitung Keliling dan Luas Segitiga | Pemrograman Basic

Setelah Kuliah Gratis pada artikel sebelumnya telah membahas bagaimana membuat program penjumlahan matriks, sekarang kita coba membuat program menghitung keliling dan luas segitiga. Algitma untuk program menghitung keliling dan luas segitiga sangatlah mudah dan tidak sesulit membuat program penjumlahan matriks. Ini karena baik rumus maupun teoremanya sudah banyak diketahui.

Rumus Keliling Segitiga
Tentunya kita semua masih ingat semua kalo yang namanya keliling itu adalah sisi + sisi + sisi, hingga bentuk Algoritmanya adalah:

1. Masukkan Panjang Sisi-Sisinya
2. Hitung Keliling
3. Print Hasil

Mudah sekali kan? Sekarang tinggal kita buka Program Basicnya dan mengetikkan code berikut untuk menghitung keliling segitiga.

CLS
INPUT "Masukkan Sisi Segitiga (dipisahkan dengan koma)";a,b,c
d= a+ b + c
PRINT "Keliling Segitiga = "; d
END

Nah sangat singkat kan? trus apanya yang susah dengan Pemrograman?

Rumus Luas Segitiga
Waktu di SD dulu aku pernah diajari kalo rumus luas segitiga itu L = 1/2 * a * t entah kalo setelah hampir 10 tahun meninggalkan SD apakah rumus itu sudah berubah atau belum :D

Dengan penalaran yang sama maka bentuk programnya seharusnya tidak jauh beda dengan program keliling segitiga yaitu:

CLS
INPUT "Masukkan Alas Segitiga";a
INPUT "Masukkan Alas Segitiga";b
d= 1/2 * ( a * t )
PRINT "Luas Segitiga = "; d
END

Nah coba deh buka kembali QB.EXE dan ketikkan program diatas dan coba tekan F5 untuk merunning program tersebut.

Semoga bermanfaat dan Salam Kuliah Gratis

Bilangan Prima dan Bilangan Fibonanci | Pemrograman Basic

Setelah sebelumnya membahas Bilangan Ganjil, Genap dan Faktorial dengan segala kesenangannya, Sekarang untuk memenuhi permintaan Mas Seno, Kuliah Gratis akan mencoba membuat Program untuk menghitung/mengetahui Bilangan Prima dari 1 - 20 dan Bilangan Fibonanci hingga 8 level penambahan. Tapi sebelum itu kita pahami dulu pengertian dari Bilangan Prima dan Bilangan Fibonanci agar bisa ditransfer pengertian tersebut kedalam Bahasa Pemrograman Basic.
1. Bilangan Prima: Bilangan yang faktor pembaginya adalah bilangan 1 dan bilangan itu sendiri.

Dari pengertian Bilangan Prima diatas, kita bisa menyimpulkan kalo bilangan prima itu hanya habis dibagi dengan 1 dan bilangan itu sendiri. Masalahnya bagaimana membuat Algoritma untuk mengimplementasi kalimat diatas kedalam Bahasa Pemrograman Basic. Berbeda dengan Bilangan Ganjil/Genap yang punya 1 kata kunci ( a mod 2 = 0 atau a mod 2 <> 0), Bilangan Prima mempunyai 3 kata kunci yaitu habis dibagi 1, habis dibagi dengan bilangan itu sendiri dan tidak bisa habis dibagi bilangan lainnya selain itu.

Tapi tenang temen, kebetulan barusan Kuliah Gratis sudah menerjemahkan Pengertian Bilangan Prima dan Alhamdulillah langsung berhasil hanya dalam beberapa menit dan inilah Algoritmanya:

FOR a = 1 to 20 <-- batas bilangan prima hanya sampai 20
c = 0 <-- bilangan kunci
FOR b = 1 to a <-- looping untuk pembagi
IF a MOD b = 0 THEN c = c + 1
NEXT b
IF c = 2 THEN PRINT a; "Bilangan Prima"
NEXT a

ket:
- Bila sisa hasil bagi dari a dibagi b = 0 maka nilai c akan bertambah 1 dan bila nilai c = 2 (hanya bila nilai b = 1 dan b = a) maka berarti a adalah Bilangan Prima. sedang b akan terus membagi a sampai nilai b = a jadi b akan menyesuaikan batasan sesuai dengan nilai. (baca kembali materi pengulangan/looping)

2. Bilangan Fibonanci: deretan bilangan yang mempunyai struktur bilangan a, b, a+b, a+b+b, (a+b) + (a+b+b), dst.

contoh: 2, 2, 4, 6, 10, 16, 26,dst.

Dari pengertian Bilangan Finonanci diatas ditambah contoh, harusnya kita sudah bisa menebak alur proses maupun keluarannya. Tidak sesulit Bilangan Prima memang tapi Bilangan Fibonanci ini justru banyak menjebak teman-teman Kuliah Gratis di kampus termasuk Kuliah Gratis sendiri karena sangat membingungkan membuat Programnya. Tapi Alhamdulillah itu sudah kelar beberapa bulan yang lalu jadi tinggal nyontek aja Programnya :D

a = 2: b = 2 <-- nilai awal fibonanci/bilangan fibonan
PRINT a : PRINT b
FOR i = 1 to 8 <-- batas pengulangan
a = a + b <-- mendapatkan nilai a yang baru b = a + b <-- memperoleh nilai b yang baru
PRINT a: PRINT b
NEXT i
Kalau kita mau berusaha sedikit saja, membaut Program untuk menampilkan Bilangan Prima dan Bilangan Fibonanci itu ternyata sangat mudah dan tidak sesulit yang kita fikirkan. Mungkin baru segini yang Kuliah Gratis bisa, Semoga Program Bilangan Prima dan Bilangan Fibonanci ini bisa bermanfaat.

Bilangan Ganjil, Genap dan Faktorial | Pemrograman Basic

Seperti yang sudah Kuliah Gratis janjikan, kita akan membahas lebih dalam tentang logika AND , IF dan Looping. Kali ini Kuliah Gratis mencoba membuat Program untuk menampilkan Bilangan Ganjil 1 - 100, Bilangan Genap 1-100 dan menentukan nilai suatu bilangan yang difaktorialkan.
1. Bilangan Ganjil: bilangan yang tidak habis dibagi dengan bilangan 2 atau sisa hasil baginya 1

Bila kalimat tersebut diterjemah kedalam bahasa pemrograman kira-kira programnya menjadi seperti ini:

IF x mod 2 <> 0 THEN PRINT "X adalah Bilangan Genap" atau IF x mod 2 = 1 THEN PRINT "X adalah Bilangan Genap"

2. Bilangan Genap: bilangan yang habis dibagi dengan bilangan 2 atau sisa hasil baginya 0

Bila dibuat programnya maka kira-kira seperti ini:

IF x mod 2 = 0 THEN PRINT "X adalah Bilangan Ganjil" atau IF x mod 2 = 0 THEN PRINT "X adalah Bilangan Ganjil"

3. Faktorial: suatu bilangan yang merupakan hasil dari perkalian bilangan-bilangan dari 1 hingga nilai tertentu.

misal:
- 6! = 720 ( 1x2x3x4x5x6 )
- 5! = 120 ( 1x2x3x4x5 ), dst.

Bila diterjemahkan dalam bentuk Program maka menjadi:

x= 1
FOR a = 1 TO n
x= a * x
NEXT a
PRINT x

ket:
- x = 1 : sebagai nilai mutlak (semua bilangan jika dikalikan 1 maka hasilnya adalah bilangan itu sendiri)
- a = 1 : nilai awal
- n : bilangan yang ingin dicari nilai faktorialnya
- x : hasil dari bilangan yang difaktorialkan
Dari syntax program diatas, kita akan coba menggabungkannya kedalam sebuah program yang sempurna agar dapat dibaca oleh komputer dan dapat dijalankan.

Kebetulan Kuliah Gratis sudah membuat programnya beberapa waktu tadi dengan sedikit modifikasi agar lebih user friendly namun pastinya gak maksimal karena Kuliah Gratis membuat program sambil menulis posting ini. Kuliah Gratis perlihatkan screenshotnya ya!

Socucecode (bagian bawah terpotong)

Bilangan Ganjil, Genap dan Faktorial | Pemrograman Basic
*klik untuk memperbesar

Run

Bilangan Ganjil, Genap dan Faktorial | Pemrograman Basic
*klik untuk memperbesar

ket:
- Masukkan pilihan sesuai dengan yang diinginkan, 1 untuk bilangan ganjil, 2 untuk bilangan genap dan 3 untuk menghitung faktorial

Script/souce program Bilangan Ganjil, Genap dan Faktorial yang lengkap silahkan download souce program Bilangan Ganjil, Genap dan Faktorial dalam bentuk zip atau document

Baru ini yang Kuliah Gratis bisa Semoga bermanfaat!

Pengulangan/Looping dalam Pemrograman Bahasa Basic | Pemrograman Basic

Setelah beberapa waktu yang lalu kita belajar tentang Logika IF dan Logika AND dan OR sekarang kita coba rileks sejenak dan mencoba untuk melihat kembali catatan kita, sejauh mana kita sudah memahami prinsip-prinsip Pemrograman. Karena semua yang ada disini adalah Dasar-dasar dari pemrograman dan bila ada pengembangan itu hanya sedikit sekali dibandingkan dengan apa yang ingin Anda kembangkan.

Bila Anda tidak mau mengembangkan sendiri, maka tidak ada gunanya Anda bisa Pemrograman Bahasa ini atau Pemrograman Bahasa itu. Karena semua harus terus diasah dan dipraktekkan agar kita tau apa maksud dari Logika IF ataupun Logika AND dan OR . Tanpa itu maka Anda hanya menjadi seorang yang bisa Pemrograman tapi tidak tau untuk apa sebenarnya Pemrograman itu.

Ok, sudah kan relaksasinya :D sekarang kita balik lagi yuk berpusing-pusing ria bermain dengan Bahasa planet antah berantah yang disebut Bahasa Pemrograman Basic.

Sebelumnya sudah dijelaskan fungsi Logika AND dan OR juga sudah memahami Fungsi Alternatif yaitu Logika IF, sekarang kita akan belajar fungsi Pengulangan Operasi atau Looping. Tapi sebelum itu, saya akan menjelaskan kegunaan dari Pengulangan Operasi atau Looping.

Pengulangan Operasi atau Looping berguna untuk melaksanakan suatu proses yang dilakukan secara berulang-ulang secara terus menerus dengan suatu aturan tertentu. Contoh penggunaan Looping secara konkrit dalam sebuah Program adalah Program untuk Menghitung Faktorial, Program menentukan bilangan Ganjil dan Genap.

Statement untuk melakukan looping diantaranya ada:
1. For ... Next

Syntax:
For var=nilai awal TO nilai akhir
(Kumpulan Proses)
NEXT var

Contoh:
10 CLS
11 FOR a = 1 TO 6
12 PRINT a
13 NEXT a
14 NED

Bila F5 ditekan maka outputnya adalah 1,2,3,4,5 dan 6

2. WHILE WEND

Syntax:
WHILE (statement konditional)
(Kumpulan Proses)
WEND

Contoh:
10 CLS
11 WHILE a < 6
12 a = a + 1
13 PRINT a
14 WEND
15 END

Bila F5 ditekan maka outputnya adalah 1,2,3,4,5 dan 6
Nah sebenarnya masih ada lagi statement Looping, namun jarang sekali digunakan sehingga Kuliah Gratis rasa ini sudah cukup. Untuk Materi Basic depan InsyaAllah Kuliah Gratis akan memperdalam Logika AND dan OR, Logika IF dan Pengulangan Operasi atau Looping dalam bentuk Program Kongkrit sehingga diharapkan bisa lebih mudah dipahami.

Mungkin segini dulu, Semoga bermanfaat!

Alternatif | Logika IF dalam Pemrograman Bahasa Basic

Sebelumnya sudah pernah disinggung masalah Alternatif/Pilihan (Logika IF) dalam artikel Penggunaan Logika AND dan OR pada Bahasa Basic. Nach disini Kuliah Gratis akan lebih memperdalam lagi masalah logika ini dan fungsi-fungsinya dalam programming.

Logika IF atau Alternatif Logika dipakai untuk memilih suatu proses alur sesuai dengan kondisi.

Maksudnya, Suatu proses/pekerjaan akan dilaksanakan jika kondisi/statementnya bernilai benar dan akan melaksanakan proses/pekerjaan lain jika kondisi/statementnya salah.

Contoh gampangnya "Jika Kuliah Gratis Online maka Kuliah Gratis akan membalas komentar jika tidak maka komentar tidak akan dibalas".

Nach pada Pemrograman Basic ataupun Pemrograman pada umumnya logika ini sangatlah dibutuhkan jadi Kuliah Gratis mengharapkan bagi yang mengikuti materi ini bisa paham dengan benar penggunaan Logika IF dalam Pemrograman khususnya Basic.

Contoh langsung dari logika ini dalam Pemrograman Basic adalah sebagai berikut:

10 INPUT a, b
11 IF (a > b) THEN d = a mod b : GOTO 13
12 c = b mod a
13 PRINT c
14 END

Nach tolong perhatikan line number 11 pada ekspresi : GOTO 13, Disitu maksudnya "Bila a > b maka d = a mod b lalu dilanjutkan langsung ke line 13.

Bila kita memasukkan nilai a lebih besar dari b (misal a = 6 dan b = 3) maka nilai c = a mod b - hasilnya Nol (0) - Nach bila yang dimasukkan nilai a lebih kecil dari b (misal a = 4 dan b = 6) maka nilai c = b mod a - hasilnya 2 -.

Ok, mungkin ini dulu pendahuluan buat logika IF, mungkin lain kali akan digabungkan dengan logika AND dan/atau OR. Semoga bisa membantu. Salam Kuliah Gratis

Penggunaan Logika AND dan OR pada Pemrograman Basic

Pada artikel Operator dalam Pemrograman beberapa waktu lalu kita sudah membahas macam-macam Operator dalam Pemrograman termasuk diantara Operator AND dan OR. Seperti yang sudah dijelaskan dalam materi Operator dalam Pemrograman, logika/prisip kerja dari kedua operator ini adalah ibarat sirkuit seri dan paralel pada aliran listrik.

AND adalah logika yang bekerja layaknya sirkuit seri dalam aliran listrik sehingga bila salah satu ekspresi dari logika AND ini salah maka nilainya false (0) dan bila kedua ekspresi benar maka nilainya 1.

contoh: IF a AND b = c THEN GOTO --> bila nilai a, b dan c dimasukkan dengan nilai yang sama maka ekspresi ini bernilai benar atau 1.

OR adalah logika yang bekerja layaknya sirkuit paralel dalam aliran listrik sehingga bila salah satu ekspresi bernilai benar maka akan bernilai benar meskipun salah satu ekspresinya salah.

contoh: IF a OR b > c THEN GOTO --> bila nilai a atau b dimasukkan dengan nilai yang lebih besar dari c maka ekspresi ini berniali benar atau 1.

Nach biasanya sich pada gak mudeng kalo cuma ditulis gini tanpa mengeceknya dengan membuat programnya langsung, oke dech disini Kuliah Gratis tak akan memberikan screenshot dari program yang dibuat disini karena Kuliah Gratis berharap pengunjung sekalian yang memang mengikuti materi-materi kuliah disini lebih aktif lagi.

Silahkan buka Program Quick Basicnya (QB45 --> QB.exe), Kalo belum download silahkan cari diartikel Pengenalan Bahasa Basic atau silahkan download sendiri di google. Monggo diketik kodenya seperti ini:

9 REM Belajar AND dan OR
10 CLS
11 INPUT a
12 INPUT b
13 INPUT c
14 IF a AND b > c THEN GOTO : 20
15 PRINT "C lebih kecil dari A dan B"
20 PRINT "C lebih besar dari A dan B"
21 END

Setelah menulis Program diatas, tekan F5 untuk Running. Masukkan inputan yang berbeda-beda untuk menguji kebenaran logika dan penulisan Program kita. Nach silahkan nantinya ganti AND dengan OR dan line 15 kata "dan"(tanpa petikan) diganti dengan "atau"(tanpa petikan) begitu pula pada line 20.

Sebenarnya pada materi ini aku sedikit menyinggung materi selanjutnya yaitu logika IF tapi tak masalah berarti sudah mendapatkan bekal buat materi selanjutnya :D

Mungkin ini dulu persembahan Penggunaan Logika AND dan OR pada Pemrograman Basic dari Kuliah Gratis, semoga bisa bermanfaat dan TETAP SEMANGAT!!!

Berfikir Seperti Komputer Bekerja | Algoritma Pemrograman

Setelah kita belajar tentang Operator dalam Pemrograman (Bagi yang belum membaca artikel Operator dalam Pemrograman saya sarankan untuk membacanya terlebih dahulu), mungkin ada baiknya kita memperdalam dan mengetahui bagaimana sebenarnya komputer membaca SouceCode Program yang kita buat. Nach tentunya untuk Berfkir Seperti Komputer Bekerja kita haruslah mengetahui dulu prinsip kerja komputer. Daripada diterangkan dengan kata-kata biasanya sich lebih jelas dengan contoh langsung nich, bener gak friends?

Manusia: a + b = c

Komputer : c = a + b

Nach maksudnya tau gak? Begini maksudnya. Otak kita berfikir itu dari kiri ke kanan ( 1 + 1 = 2) kalo Komputer Bekerja itu dari kanan ke kiri ( c = 1 + 1 ). Namun perlu diingat bahwa komputer itu tidak memiliki otak dia cuma punya memori yang didesign seperti slot-slot sehingga hasil dari perhitungan komputer akan disetorkan bukan sama dengan.

Contoh Soal:
a= 1
b=2
c= 3

a= c+b
b= c+a
c= a+b

Sekarang berapa nilai masing-masing variable?
Jawab:

a= c + b --> a= 3 + 2 --> a = 5
b = c + a --> b = 3 + 5 (ingat nilai a bukan lagi = 1) --> b = 8
c= a + b --> c= 5 + 8 --> c = 13

Maka nilai akhir dari ketiga variable a , b , c adalah 5 , 8 , 13

Itulah yang saya sebut Berfikir Seperti Komputer Bekerja. Tapi masih belum itu masih termasuk mudah dan kita coba dengan yang lebih sulit lagi ya.

Contoh:
a= 1
b=2
c=3

d= a + b - c
b= 2a/b*c
e= 4b/3a*3b

Berapakah nilai variable b dan e?
Jawab:

Nilai d = 0 (tak perlu dijelaskan kan?)
Nilai b = 2a/b*c --> b= 2.1/2*3 {/*Dalam Hirarki Operator dalam Pemrograman yang pertama dikerjakan adalah Kali (*) namun untuk kasus pembagian sebelum perkalain maka komputer akan membacanya sebagai berikut */} --> b= (2.1/2)*3 --> b = 3 (bukan 1/6)
Nilai e = 4b/3a*3b --> e= 3.4/3.1*3.3 --> e= 72

Nach mungkin segitu dulu penjelasan tentang Berfikir Seperti Komputer Bekerja, bila terjadi kesulitan silahkan hubungi saya via YM untuk berdiskusi langsung.

Algoritma Pemrograman - Operator dalam Pemrograman

Setelah kita mengetahui Difinisi dari Algoritma Pemrograman dan Flowchart, sekarang kita lanjutkan pembahasan kita yaitu "Operator dalam Pemrograman". Operator dalam pemrograman itu dibedakan menjadi 3 yaitu: Operator Aritmatika, Operator Relasi dan Operator Boolean.

1. Operator aritmatika : Operator yang mengimplementasikan proses aritmatika atau matematika.

Nach urutan operator dari aritmatika dalam Pemrograman adalah sebagai berikut:
1. Perkalian ( * )
2. Pembagian ( / )
3. Modulasi ( mod ) --> Sisa dari hasil bagi
4. Tambah ( + )
5. Kurang ( - )
Contoh :

5 mod 6 / 3 + 2 maka cara mengerjakannya :

1. 6 dibagi 3
2. 5 mod hasil dari nomer 1
3. hasil dari nomer 2 ditambah 2
Maka ouput dari perhitungan itu bila ditulis dengan bahasa pemrograman adalah: 3

2. Operator Relasi : Operator yang mengimplementasikan besaran suatu variabel.

Nach contoh dari operator relasi adalah:
1. Sama dengan ( = )
2. Tidak sama dengan ( <> )
3. Lebih dari ( > )
4. Kurang dari ( < ) 5. Lebih dari sama dengan ( >= )
6. Kurang dari sama dengan ( <= )
Nach untuk contohnya saya tidak perlu karena semua pasti sudah mengerti.

3. Operator Boolean: Operator yang menyatakan suatu kondisi tertentu.

Macam dari operator boolean ini adalah:
1. OR --> Prinsip kerja aliran listrik Paralel
2. AND --> Prinsip kerja aliran listrik Seri
Nach untuk operator mungkin hanya segini yang aku tau, lain kali kita sambung lagi kebahasan selanjutnya, OK!

Algoritma dan Pemrograman - Flowchart

Algoritma adalah kumpulan perintah yang untuk menyelesaikan suatu masalah (WikiPedia). Perintah yang dimaksud haruslah bertahap dari awal hingga akhir (harus diakhiri). sehingga Algoritma juga dapat diartikan sebagai kumpulan tahapan dari awal hingga akhir yang dilakukan untuk menyelesaikan suatu masalah. Masalah disini bisa berupa apa saja, mulai dari masalah yang biasa kita alami atau masalah-masalah khusus kaitannya dengan Pemrograman.

Urutan-urutan dalam algoitma biasa disimbolkan dengan sebuah notasi yang biasa disebut dengan bagan alur (Flowchart). Flowchart ini menggambarkan setiap tahapan eksekusi dari awal hingga akhir untuk menyelesaikan masalah. Pembuatan Flowchart harus menggunakan kaidah yang benar dan baku sehingga terjadi persamaan penafsiran maka dari itulah dibuat suatu rumusan penulisan Flowchart yang disetujui dan dipakai secara Internasional.

Nach lambang-lambang Flowchart tersebut melambangkan setiap eksekusi atau proses yang terjadi didalamnya, sehingga seorang programmer dapat mengetahui proses apa saja yang terjadi dari sebuah program yang hendak ia buat dengan bantuan Flowchart tersebut.

Fungsi dari Flowchart antara lain adalah:
  1. Mengetahui alur kerja suatu kejadian/masalah
  2. Memperjelas tahapan kerja
  3. Mempresentasikan tahapan kerja
  4. Mempermudah dalam membuat program

Selain itu flowchart juga dapat menjadi indikasi bahwa sebuah program itu sebelum mengeluarkan output program tersebut harus menjalankan sekian eksekusi, sekian kondisi dan sebagainya. Maka dari itu, bagi dunia pemrograman wajib bagi programmer untuk mengetahui lambang dan arti dari lambang flowchart.

Untuk lebih memperdalam tentang Flowchart silahkan Download Modulnya

Status YMku

Salam Sahabat

Assalamu'alaikum Semua, Maaf ni cuma ini yang baru aku bisa. Tapi semoga kerasan ya disini

Comment

Top Komentator

Widget by ateonsoft.com

Statistika



Gabung Menjadi Sahabat Kuliah Gratis

Copy Paste Code dibawah ini:



CopyRight

Jangan ragu untuk mengcopy atau mengambil Artikel dari Blog Kuliah Gratis, Asal tau aturan tidak ada yang melarang karena Ilmu adalah COPYRIGHT ALLAH

Banner Sahabat

Mau Tukeran Banner Juga? Klik Buku Tamu Aja!